SIKLUS HIDUP DROSOPHILA MELANOGASTER PDF

Latar BelakangDrosophila melanogaster merupakan jenis lalat buah yang dapat ditemukan dibuah-buahan busuk. Drosophila melanogaster telah digunakan secara bertahun-tahun dalam kajian genetika dan perilaku hewan. Banyak alasan yang dapat diberikan untuk dapat menerangkan mengapa lalat buah Drosophila melanogaster sering sekali dipakai dalam percobaan genetika, bahkan merupakan faktor penentu bagi perkembangan bidang genetika hingga kini. Penggunaan lalat Drosophila sebagai materi percobaan genetika yang sudah cukup lama ini mempunyai beberapa alasan, yaitu mudah didapat, pemeliharaan mudah dan murah, siklus hidup pendek, mudah dibedakan antara yang jantan dan betina, menghasilkan keturunan yang banyak dalam satu siklus hidup, memiliki banyak mutan, jumlah kromosom sedikit, memiliki kromosom raksasa, lalat Drosophila jantan tidak mengalami pindah silang. Pengenalan lalat Drosophila dilakukan dalam beberapa tahapan , yaitu di antaranya tahapan perkembangan lalat Drosophila dalam satu siklus hidup, membedakan lalat Drosophila normal dengan beberapa mutannya, identifikasi kelamin dan teknik memperlakukan lalat Drosophila untuk suatu percobaan. Drosophila melanogaster jantan dan betina mempunya ciri yang berbeda sebagai berikut Demerec et al, :Tabel 1 Perbedaan Drosopila Melanogaster Jantan dan BetinaJantanBetina.

Author:Kagagami Meziktilar
Country:Iraq
Language:English (Spanish)
Genre:Software
Published (Last):5 May 2004
Pages:194
PDF File Size:17.71 Mb
ePub File Size:11.15 Mb
ISBN:836-8-87792-190-8
Downloads:62511
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Yoshakar



Embed Size px x x x x Tujuan 1. Mengamati siklus hidup dari Drosophila sp 2. Mengetahui dan mengenal siklus hidup dari Drosophila sp 3. Membuat kesimpulan tentang siklus hidup Drosophila sp. Dasar teori 1. Klasifikasi Drosophila merupakan jenis lalat buah yang dapat ditemukan di buah-buahan busuk.

Drosophila telah digunakan secara bertahun-tahun dalam kajian genetika dan perilaku hewan. Berikut merupakan klasifikasi dari Drosophila Borror, :. Karakteristik Drosophila memiliki karakteristik khusus sehingga dapat dibedakan dengan kelompok lalat lain diataranya adalah: a Warna tubuh kuning kecoklatan dengan cincin berwarna hitam di tubuh bagian belakang.

Terdapat mata oceli pada bagian atas kepala dengan ukuran lebih kecil dibanding mata majemuk. Untuk dapat membedakan Drosophila jantan dengan betina berikut karakteristik pembeda antara Drosophila jantan dan betina: Karakteristik Ukuran tubuh Ukuran sayap Abdomen Betina Lebih besar Lebih panjang Ujung abdomen meruncing dan warnanya sama Sex-comb Tidak ada Jantan Lebih kecil Lebih pendek Ujung abdomen menumpul dengan warna lebih hitam Ada pada kaki pertama.

Drosophila merupakan serangga dengan metamorfosis sempurna, yaitu dari telur larva instar I larva instar II larva instar III prepupa pupa imago. Fase perkembangan dari telur Drosophila dapat dilihat lebih jelas pada gambar di bawah ini.

Perkembangan dimulai segera setelah terjadi fertilisasi, yang terdiri dari dua periode. Pertama, periode embrionik didalam telur pada saat fertilisasi sampai dengan pada saat larva muda menetas dari telur, hal ini terjadi dalam waktu kurang lebih 24 jam, dan pada saat seperti ini, larva tidak berhenti-berhenti untuk makan Silvia, Periode kedua adalah periode setelah menetas dari telur dan disebut perkembangan post-embrionik yang dibagi menjadi tiga tahap, yaitu larva, pupa, dan imago fase seksual dengan perkembangan.

Formasi lainnya pada perkembangan secara seksual terjadi pada saat dewasa Silvia, Telur Drosophila berbentuk benda kecil bulat panjang dan biasanya diletakkan dipermukaan makanan. Silvia, Telur Drosophila dilapisi oleh dua lapisan, yaitu satu selaput vitellin tipis yang mengelilingi sitoplasma dan suatu selaput tipis tapi kuat Khorion di bagian luar dan di anteriornya terdapat dua tangkai tipis.

Larva Drosophila berwarna putih, bersegmen, berbentuk seperti cacing, dan menggali dengan mulut berwarna hitam di dekat kepala. Untuk pernafasan pada trakea, terdapat sepasang spirakel yang keduanya berada pada ujung anterior dan posterior Silvia, Saat lapisan kutikula tidak lunak lagi, larva muda secara periodik berganti kulit untuk mencapai ukuran dewasa. Kutikula lama dibuang dan integumen baru diperluas dengan kecepatan makan yang tinggi. Selama periode pergantian kulit, larva disebut instar.

Instar pertama adalah larva sesudah menetas sampai pergantian kulit pertama instar kedua. Dan indikasi instar adalah ukuran larva dan jumlah gigi pada mulut hitamnya.

Sesudah pergantian kulit yang kedua, larva instar ketiga makan hingga siap untuk membentuk pupa. Pada tahap terakhir, larva instar ketiga merayap ke atas permukaan medium makanan atau ke tempat yang kering lalu berhenti bergerak dan membentuk pupa.

Saat larva Drosophila membentuk cangkang pupa, tubuhnya memendek, kutikula menjadi keras dan berpigmen, tanpa kepala dan sayap disebut prepupa. Formasi pupa ditandai dengan pembentukan kepala, bantalan sayap, dan kaki.

Puparium bentuk terluar pupa menggunakan kutikula pada instar ketiga. Pada stadium pupa ini, larva dalam keadaan tidak aktif, dan dalam keadaan ini, larva berganti menjadi lalat dewasa Ashburner, Setelah keluar dari pupa, lalat buah warnanya masih pucat dan sayapnya belum terbentang.

Sementara itu, lalat betina akan kawin setelah berumur 8 jam dan akan menyimpan sperma dalam jumlah yang sangat banyak dari lalat buah jantan.

Pada ujung anterior terdapat mikrophyle, tempat spermatozoa masuk ke dalam telur. Walaupun banyak sperma yang masuk ke dalam mikrophyle tapi hanya satu yang dapat berfertilisasi dengan pronucleus betina dan yang lainnya segera berabsorpsi dalam perkembangan jaringan embrio. Borror, Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pada siklus hidup Drosophila diantaranya sebagai berikut: a. Suhu Lingkungan Drosophila mengalami siklus selama hari dalam kondisi ideal. Kondisi ideal yang dimaksud adalah suhu sekitar C.

Pada suhu ini lalat akanmengalami satu putaran siklus secara optimal. Sedangkan pada suhu rendah atausekitar C, waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan siklus hidupnya relatif lebih lama dan lambat yaitu sekitar hari. Pada suhu 30C, lalat dewasa yang tumbuh akan steril.

Ketersediaan Media Makanan Jumlah telur Drosophila yang dikeluarkan akan menurun apabila kekurangan makanan. Lalat buah dewasa yang kekurangan makanan akan menghasilkan larva berukuran kecil.

Larva ini mampu membentuk pupa berukuran kecil, namun sering kali gagal berkembang menjadi individu dewasa. Beberapa dapat menjadi dewasa yang hanya dapat menghasilkan sedikit telur. Viabilitas dari telur-telur ini juga dipengaruhi oleh jenis dan jumlah makanan yang dimakan oleh larva betina Shorrocks, Tingkat Kepadatan Botol Pemeliharaan Botol medium sebaiknya diisi dengan medium buah yang cukup dan tidak terlalu padat.

Selain itu, lalat buah yang dikembangbiakan di dalam botolpun sebaiknya tidak terlalu banyak, cukup beberapa pasang saja. Pada Drosophila dengan kondisi ideal dimana tersedia cukup ruang tidak terlalu padat individu dewasa dapat hidup sampai kurang lebih 40 hari.

Namun apabila kondisi botol medium terlalu padat akan menyebabkan menurunnya produksi telur dan meningkatnya jumlah kematian pada individu dewasa. Intensitas Cahaya Drosophila melanogaster lebih menyukai cahaya remang-remang dan akan mengalami pertumbuhan yang lambat selama berada di tempat yang gelap.

Alat dan bahan 1. Lalat buah 2. Sumbat busa sesuai dengan ukuran mulut botol kaca 4. Medium APRG agar-pisang-ragi-gula 5. Lup 6. Kuas kecil. Cara kerja 1. Membuat medium APRG 3. Memasukan medium ke botol kultur lalu didinginkan hingga memadat 4. Memasukan lalat buah hasil tangkapan kedalam botol kultur dengan cara terbalik 5. Menutup botol kultur yang telah berisi lalat buah dengan sumbat busa masih dengan cara terbalik.

Mengamati perubahan yang terjadi setiap 6 jam sekali telur-larva-pupa-dewasa 7. Mencatat perubahan yang terjadi. Hayatun Nufus Panorama Waktu View 1. Membuat kesimpulan tentang siklus hidup Drosophila sp B. Berikut merupakan klasifikasi dari Drosophila Borror, : Gambar 1. Klasifikasi Drosophila 2. Untuk dapat membedakan Drosophila jantan dengan betina berikut karakteristik pembeda antara Drosophila jantan dan betina: Karakteristik Ukuran tubuh Ukuran sayap Abdomen Betina Lebih besar Lebih panjang Ujung abdomen meruncing dan warnanya sama Sex-comb Tidak ada Jantan Lebih kecil Lebih pendek Ujung abdomen menumpul dengan warna lebih hitam Ada pada kaki pertama Gambar Gambar 2.

Drosophila jantan dan betina Tabel 2. Perbedaan Drosophila jantan dan betina Drosophila merupakan serangga dengan metamorfosis sempurna, yaitu dari telur larva instar I larva instar II larva instar III prepupa pupa imago. Gambar 3. Siklus hidup Drosophila Perkembangan dimulai segera setelah terjadi fertilisasi, yang terdiri dari dua periode. Periode kedua adalah periode setelah menetas dari telur dan disebut perkembangan post-embrionik yang dibagi menjadi tiga tahap, yaitu larva, pupa, dan imago fase seksual dengan perkembangan pada sayap.

Gambar 4. Proses perkawinan dari Drosophila Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan pada siklus hidup Drosophila diantaranya sebagai berikut: a.

Kuas kecil E. Menutup botol kultur yang telah berisi lalat buah dengan sumbat busa masih dengan cara terbalik 6. Drosophila Genotyping Documents. Lampiran 1. Surat Keterangan Hasil Determinasi Tanaman Tugas Kunci Determinasi Biologi Documents. Drosophila suzukii Documents. Kunci Determinasi Documents. Genetics of Drosophila Why study Drosophila?

LIFE CYCLE OF MARSILEA PDF

Laporan Praktikum Siklus Hidup Drosophila Melanogaster

Embed Size px x x x x Tujuan Praktikum: Mengamati siklus hidup drosophila melanogaster Mengamati struktur morfologi drosophila melanogaster Mengamati perbedaan drosophila jantan dan betina. Drosophila melanogaster merupakan salah satu hewan yang sering digunakan sebagai model percobaan genetika sejak tahun an. Drosophila melanogaster berasal dari filum Arthropoda, kelas Insekta, dan Ordo Diptera. Spesies ini di Indonesia dikenal sebagai lalat buah yaitu jenis lalat yang dapat ditemui di sekitar buah-buahan yang mulai membusuk. Jenis Drosophila melanogaster yang terdapat di Indonesia kira-kira ada jenis dan di Pulau Jawa terdapat jenis yang berasal dari class Dhrosopilidae.

CHANGE DIE ALAN DEUTSCHMAN PDF

Ulat tanduk tembakau

Embed Size px x x x x Ria Yulia Gloria ,S. Pd Yuyun Maryuningsih, S. Si, M. Siklus Hidup Drosophila melanogasterI.

C556B TRANSISTOR DATASHEET PDF

Pengamatan Siklus Hidup Drosophila Dan Determinasi Drosophila

Manduca sexta atau lebih dikenal sebagai ulat tanduk tembakau adalah ngengat dari famili Sphingidae yang kini banyak dijumpai di benua Amerika. Umumnya dikenal sebagai ngengat Carolina sphinx fase dewasa dan ulat tanduk tembakau fase ulat , ngengat ini berkaitan erat dan sering keliru karena sangat mirip dengan ulat tanduk pada tomat Manduca quinquemaculata ; di mana kedua larva dari ngengat tersebut memakan dedaunan dari berbagai tanaman keluarga Solanaceae. Ulat tanduk tembakau kadang-kadang disimpan sebagai hewan peliharaan oleh anak-anak di berbagai wilayah. Larva spesies tersebut dapat dibedakan dengan tanda-tanda, misalnya ulat tanduk tomat memiliki delapan tanda putih berbentuk V tanpa batas; sementara ulat tanduk tembakau memiliki tujuh garis putih diagonal dengan batas berwarna hitam. Selain itu, ulat tanduk tembakau memiliki tanduk merah, sedangkan ulat tanduk tomat memiliki tanduk berwarna biru gelap atau hitam. Ulat tanduk tembakau memiliki mekanisme untuk secara selektif mengikat dan mengeluarkan neurotoksin nikotin yang ada dalam tembakau. Spesies ini digunakan dalam berbagai eksperimen ilmiah biologi dan biomedis.

Related Articles